Categories: Pertanian

BNPB Ajak Petani Wilayah Pegunungan Kendeng Untuk Lebih Pandai dan Produktif Dalam Menghijaukan Lereng Kendeng

Pati – Kilaspersada.com, Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menawarkan solusi agar warga tak mudah menebang dan menggunduli lahan di Pegunungan Kendeng yang berada di wilayah Kabupaten Pati bagian selatan.

Menurutnya, selain menanam tanaman keras yang punya nilai jual tinggi, penduduk setempat bisa menanam tumbuhan lain di sela-sela pohon tersebut.

Tanaman yang ada di bawahnya juga diharapkan memiliki nilai jual dan banyak dibutuhkan oleh dunia industri.

Tanaman keras yang dimaksudkan di sini adalah tanaman yang mempunyai masa manfaat 20 tahun atau lebih, seperti misalnya pohon jati.

Sedangkan tanaman di bawahnya dapat berupa tumbuhan rempah-rempah, dan tanaman lain yang punya nilai jual dan dibutuhkan oleh dunia industri.

“Kalau punya nilai jual kan kemungkinan kecil mereka akan menebangnya”, tutur Ketua BNPB Doni Monardo, siang ini (15/1), saat diwawancara usai menghadiri kegiatan penghijauan Kawasan Pegunungan Kendeng di Desa Sumbersari Kecamatan Kayen.

Ia pun menegaskan bahwa di Jawa Tengah banyak industri jamu yang tentu butuh pasokan rempah-rempah.

Selain itu, berdasarkan data dari International Trade Center yang dihimpun BNPB, menurut Doni, saat ini kebutuhan global atsiri, aroma terapi, kosmetik, dan farmasi yang bersumber dari rempah-rempah, nilainya bahkan mencapai USD 427 Milyar.

“Negara kita dulu juga terkenal terkena sebagai penghasil penghasil rempah-rempah, bahkan salah satu perusahaan Belanda yang dikenal dengan VOC dulu bisa meraup untung hingga USD 7,9 triliun dari hasil penjualan rempah-rempah”, jelasnya.

Ia bahkan menyinggung soal komoditi porang yang kini sedang populer dipakai sebagai bahan pembuatan mie shirataki dan beras shirataki.

“Indonesia memiliki potensi sebagai penghasil porang terbesar di dunia. Di sela-sela tanaman keras warga bisa tanam tumbuhan porang”, harapnya.

Ditanya soal kondisi pegunungan kendeng yang gundul, Ketua BNPB menjelaskan bahwa saat ini ada 12 ribu hektar lahan kritis di wilayah tersebut. “Butuh sekitar 4,8 juta pohon untuk menghijaukan kembali wilayah ini”, tegasnya.

Jika penghijauan berhasil, maka ia optimis banjir bandang yang kerap terjadi di Sukolilo dan Kayen dapat berkurang.

“Saat ini di hulu gundul, air hujan nggak ada resapan. Sementara itu ada sedimentasi sungai, jadinya sungainya dangkal”, terang Doni.

Sementara itu, di acara tersebut, Bupati Pati Haryanto sempat menyampaikan laporan bahwa, baru-baru ini pihaknya juga telah melakukan penghijauan, dan ia pun mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada BNPB dan Gubernur Jawa Tengah yang telah turut memberikan perhatian untuk wilayah Pati Selatan.

Dalam kesempatan itu juga terungkap bahwa Karang Taruna Pati juga telah menanam 80 ribu pohon di berbagai lokasi.

Dan sebagai bentuk ajakan agar masyarakat mencegah banjir dengan tidak buang sampah sembarangan, tadi, di sepanjang jalan menuju tempat acara, Gubernur, Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) memunguti sampah plastik yang ada di lokasi penanaman yaitu di tempat wisata Lorodan Semar, Desa Sumbersari Kecamatan Kayen.

(Hms/As)

Kilas Persada

Share
Published by
Kilas Persada

Recent Posts

Paguyuban PMI Wilayah I Jateng Gelar Rakor di Pendopo Kabupaten Pati

Pati - Kilaspersada.com, Kabupaten Pati hari ini menjadi tuan rumah Rakor Paguyuban Palang Merah Indonesia…

7 jam ago

Dalam Rangka HPSN, Bupati Ikuti Kegiatan Gerakan Pungut Sampah dan Tanam Mangrove di Pantai Kertomulyo

Pati - Kilaspersada.com, Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Bupati Pati Haryanto…

7 jam ago

Hadiri Pungut Sampah dan Tanam Mangrove, Bupati Tegaskan Akan Stop Impor Garam

Pati - Kilaspersada.com, Akibat anjloknya harga garam, para petani garam di Kabupaten Pati masih menimbun…

8 jam ago

Kadin Pati Pastikan Alokasi Dana Pembinaan Dari Pemerintah Tepat Sasaran

Pati – Kilaspersada.com, Kadin Pati yang di ketuai Sutikno, SH., beserta wakil pengurus terpilih periode 2020-2025…

2 hari ago

Kabupaten Pati Dapatkan Alokasi Bankeu Pemdes Terbanyak Se-Jateng

Pati - Kilaspersada.com, Dibanding kabupaten lain di Jawa Tengah, Kabupaten Pati mendapat alokasi Bankeu Pemdes…

3 hari ago

Kabupaten Pati Dapatkan Penghargaan Kategori Memuaskan Bidang Kearsipan

Pati - Kilaspersada.com, Kabupaten Pati hari ini mendapat penghargaan kategori "memuaskan" di bidang kearsipan. Penghargaan…

3 hari ago