Beranda blog

Jumat Berkah, BRI BO Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk SMA Negeri 1 Batangan

0

Jumat Berkah, BRI BO Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk SMA Negeri 1 Batangan

PATI – KILAS PERSADA.COM

Kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat terus diwujudkan BRI Branch Office (BO) Pati melalui kegiatan sosial bertajuk Jumat Berkah. Kali ini, BRI BO Pati menyalurkan bantuan satu tangki air bersih kepada SMA Negeri 1 Batangan, Kabupaten Pati, Jumat (02/10/2026).

Bantuan air bersih tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian BRI terhadap kebutuhan sekolah di tengah kondisi sumber air yang mengalami kekeringan. Saat ini, sumur yang menjadi salah satu sumber air di SMA Negeri 1 Batangan dalam kondisi kering sehingga kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari menjadi cukup terbatas.

Bantuan satu tangki air bersih dari BRI BO Pati diterima oleh Bapak Suraji, selaku Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana SMA Negeri 1 Batangan.

Air bersih tersebut selanjutnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan sekolah, khususnya menunjang kebersihan kamar mandi serta kebutuhan air wudhu bagi siswa dan warga sekolah yang menggunakan mushola.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehingga aktivitas belajar mengajar dan kegiatan keseharian siswa di lingkungan sekolah dapat tetap berjalan dengan nyaman.

Branch Office Head BRI Pati, Yuswandita Toesa Febrianto, menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Berkah merupakan salah satu bentuk kepedulian BRI untuk hadir dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar.

Melalui penyaluran bantuan air bersih ini, BRI BO Pati berharap dapat meringankan kebutuhan SMA Negeri 1 Batangan sekaligus memberikan manfaat langsung bagi para siswa, guru, dan seluruh warga sekolah.

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen BRI BO Pati untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat dan mendukung kebutuhan lingkungan sekitar.

Editor : Arie

Hadiri Pengukuhan FWP, Plt Bupati Pati : di Era Digital Banyak Wartawan Jadi – Jadian

0

Pati – Kilaspersada.com, Forum Wartawan Pati resmi dikukuhkan. Sebanyak 43 pengurus dan anggota forum wartawan Pati dikukuhkan di pendopo Kabupaten Pati. Jum’at (25/09/26)

Turut hadir dalam acara pengukuhan, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Pimpinan DPRD Kabupaten Pati, Forkompinda Pati, Serta tokoh dan organisasi lembaga – lembaga swadaya Masyarakat yang ada di Pati dan tamu undangan.

Didalam pengukuhan Forum Wartawan Pati mendeklarasikan 5 Poin yang menjadi komitmen dalam profesionalitas profesi kewartawanan :

  1. Menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dan UU Pers.
  2. Menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan terverifikasi.
  3. Menolak penyebaran berita bohong, fitnah, provokasi, dan informasi menyesatkan.
  4. Mengutamakan kepentingan masyarakat serta menjaga profesionalitas wartawan.
  5. Bersama-sama melawan hoaks demi terciptanya informasi yang sehat dan terpercaya.

Selain berdeklarasi Forum Wartawan Pati juga dalam acara pengukuhan ini menggaungkan tajuk “ Pers Bersatu Pati Maju”.

Dalam acara pengukuhan tersebut, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra dalam sambutannya menyampaikan bahwa di era digital sekarang banyak wartawan jadi jadian. Setiap yang punya HP bisa unggah sesuka hati di medsos tanpa di dasari pengetahuan UU pers. Sehingga berpotensi menjadi berita yang tidak akurat dan tidak diketahui kebenarannya alias hoax, “ujar sentilannya dalam sambutannya”.

Plt Bupati Pati juga memberikan ucapan selamat kepada seluruh Forum Wartawan Pati yang baru dikukuhkan semoga FWP Pati bisa menjalankan tugas tugasnya dalam berjunalistik sesuai apa yang telah dideklarasikan dan di komitmenkan, “ujarnya”. (Sa)

Pekarangan Bambu di Pemukiman Warga Desa Sendangsoko Terbakar, Petugas Damkar, Kepolisian, Koramil Ikut Sigap Padamkan Api

0

Pati – Kilaspersada.com, Pekarangan bambu di pemukiman warga dukuh Nggagung terbakar.

Api di ketahui warga sudah membesar. Kasro pemilik pekarangan mendengar suara dorr dor.. di belakang rumah. Kasro lalu berlari menuju tempat tersebut, ternyata pohon bambu di pekarangannya terbakar. Saut suara teriak teriak warga langsung berhamburan berjibaku gotong royong padamkan api dengan air seadanya.

Alhamdulillah dengan alat seadanya api bisa diredakan warga. Tak lama kemudian mobil pemadam kebakaran datang. Rabu,(16/09/26).

Diketahui, api berasal dari Bakaran kotoran sapi dari pekarangan sebelahnya yang di bakar sudah satu minggu berlalu. Ternyata dari kotoran Bakaran sapi tersebut yang di kira aman jadi penyebab kebakaran. Selain dari petugas pemadam kebakaran, dari kepolisian sektor jakenan dan Koramil jakenan juga ikut membantu memadamkan kebakaran.

Setelah api berhasil di padamkan petugas damkar, kepolisian dan Babinsa setempat menghimbau warga untuk lebih berhati-hati bila menyalakan api di manapun berada dikarenakan saat ini masih musim kemarau dan anginnya kencang yang bisa cepat mengakibatkan api cepat menyambar bila ada percikan api. Dari bencana kebakaran tersebut tidak ada korban atau luka dan kerugian hanya material saja. Dan ditaksir kerugian hanya satu jutaan, “ujar petugas dari kepolisian sektor jakenan”. (Sa)

Pembangunan Kantor Pos TNI AL di Desa Banyutowo Dipending

0

Pati – Kilaspersada.com, Pembangunan Kantor Pos TNI AL yang berlokasi di desa Banyutowo Kecamatan Dukuhseti yang direncanakan mulai tahun ini belum dikerjakan.

Kepala Desa Banyutowo Sunaryo saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa sampai saat ini lahan yang akan dibangun POS TNI AL masih kosong belum ada tanda tanda dimulai pembangunannya. “memang sesuai rencana pelaksaan tahun ini, bahkan pemkab Pati juga telah menggarkanya namun sampai saat ini belum terealisasi, ” Ujarnya. Senin (14/9/26)

Kabid Cipta Karya DPUTR Pati Arif saat di konfirmasi melalui watshap, beliau menyampaikan, seperti sebelumnya mas dana hibah Pemkab Pati belum bisa direalisasikan dikarenakan ada administrasi yang masih di selesaikan di inspektorat. Dan hasilnya menunggu update review dari inspektorat, “ ungkapnya Arif dalam pesan singkat watshap”. (Sa)

Penataan Pembangunan SMP QT AL Akrom Desa Banyu Urip Terpending

0

Pati – Kilaspersada.com, Penataan SMP QT AL Akrom Desa Banyu Urip kecamatan Margorejo terpending pembangunannya. Setelah direncanakan di bulan ini untuk pembangunan SMP QT AL Akrom sampai saat ini belum ada tanda – tanda untuk melanjutkan penataan pembangunannya.

Pengasuh pondok Pesantren AL Akrom kiyai mukromin saat di konfirmasi lewat telpon seluler menyampaikan terkait penataan pembangunan sekolah tersebut, beliau menjawab menunggu dana turun baru melanjutkan pembangunannya. Kami baru akan mulai membangun setelah dana turun, “tutur yai Mukromin”.

Walaupun titik, judul dan perencanaan sudah jadi, kita mulai membangunnya tetap menunggu dana cair, enggak berani pakai dana talangan sendiri, tegas beliau lewat telepon seluler.

Diketahui bahwa penataan pembangunan sekolahan tersebut akan di mulai akhir tahun ini dan menggunakan dana anggaran berasal dari dana hibah Pemkab Pati. Saat di konfirmasi sekretaris DPUTR Pati Widyotomo melalui Kabid cipta karya Arif Wahyudi menyampaikan hal tersebut lewat watshap, bahwa dana penataan SMP QT AL Akrom di pending dulu, di karenakan arahan dari pimpinan semua bantuan yang berasal dari dana hibah untuk di pending dulu, di karenakan ada urusan administrasi dari inspektorat yang harus diselesaikan terdahulu,“ jawabnya”.

Dengan keterangan tersebut berarti penataan pembangunan SMP QT AL Akrom Banyu Urip di pending dulu sampai dana cair dulu baru dimulai pekerjaan. Besar harap pengasuh ponpes SMP QT AL Akrom banyu Urip untuk segera terealisasi pembangunannya agar santri dan siswa bisa merasakan nyaman dalam kegiatan belajar dan mengajar. (Sa)

Meron Warisan Budaya Pati Yang Masih Dijaga Kelestariannya

0

PATI – Kilaspersada.com, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan Tradisi Meron bukan sekadar tradisi Desa Sukolilo. Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri Tradisi Meron Desa Sukolilo 2026 di Halaman Masjid Baitul Yaqin Sukolilo, Kamis (27/8/2026). Menurutnya, Meron merupakan bagian dari kekayaan adat Kabupaten Pati yang perlu dilestarikan bersama.

“Acara Meron bukan hanya acara Desa Sukolilo, melainkan acara adat Kabupaten Pati yang harus kita lestarikan bersama untuk anak cucu kita,” kata Risma Ardhi Chandra.

Plt Bupati menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Pati akan memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Tradisi Meron pada tahun-tahun berikutnya. Dukungan tersebut diarahkan agar tradisi ini terus hidup dan berkembang sebagai kekayaan budaya daerah.

“Meron harus terus kita selenggarakan dengan meriah. Selain menjaga budaya, kegiatan seperti ini juga memberikan efek domino bagi masyarakat, termasuk mendorong UMKM untuk tumbuh dan berkembang,” ujar Chandra.

Ia menjelaskan, Sukolilo memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan dan perjalanan budaya masyarakat Pati. Tradisi Meron juga berkembang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW serta menjadi bagian dari upaya mengenang jasa leluhur dan para pejuang.

“Tempat ini adalah tempat yang mulia. Dahulu para pejuang dalam pertempuran Mataram datang ke Sukolilo dan bertepatan dengan Maulid Nabi. Dari sejarah itulah kemudian lahir Tradisi Meron,” tuturnya.

Chandra menambahkan, pelestarian budaya tidak dapat dilepaskan dari keterlibatan generasi muda. Pemerintah Kabupaten Pati mendorong anak-anak muda untuk mengenal, mencintai, dan terlibat langsung dalam kegiatan seni serta budaya daerah.

“Generasi muda harus terus kita ajak melestarikan seni dan budaya. Salah satunya melalui kegiatan GSMS yang baru saja diresmikan,” jelas Chandra.

Menurut Chandra, penguatan budaya juga membutuhkan ruang belajar sejarah yang memadai. Karena itu, Pemkab Pati terus mendorong keberadaan museum sebagai sarana edukasi bagi generasi muda. Menteri Kebudayaan disebut telah memberikan dukungan terhadap rencana pembangunan museum di Pati.

“Bagaimana anak-anak muda bisa mencintai budaya dan Pati kalau tidak ada museum untuk belajar sejarah Pati?” kata Chandra.

Ia menegaskan, seni dan budaya memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pati menempatkan pengembangan budaya sebagai bagian dari upaya membangun rasa kebersamaan di tengah masyarakat.

“Seni dan budaya adalah alat pemersatu bangsa. Karena itu, tujuan kita adalah membudayakan seni di Kabupaten Pati,” tegas Chandra.

Ia juga mengapresiasi seluruh rangkaian Tradisi Meron Sukolilo 2026 yang telah berlangsung sejak 20 Agustus hingga puncak kegiatan. Ia berharap semangat kebangsaan yang dibangun melalui kegiatan budaya dapat memperkuat persaudaraan dan persatuan masyarakat.

“Siapa lagi yang akan melestarikan budaya ini kalau bukan kita sendiri? Karena itu, mari kita jaga dan wariskan kepada anak cucu,” tutur Chandra.

Tradisi Meron Desa Sukolilo 2026 diselenggarakan Pemerintah Desa Sukolilo dengan melibatkan masyarakat Desa Sukolilo dan sekitarnya. Kegiatan tersebut turut diikuti tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, serta masyarakat Kabupaten Pati yang hadir dalam rangkaian tradisi. (Sa)

Serangkaian Karnaval Meriahkan Tradisi Meron di Sukolilo

0

Pati – Kilaspersada.com,

Antusiasme yang sangat luar biasa ditunjukkan oleh warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, dalam menyemarakkan perayaan kebudayaan tahunan tradisi Meron. Rangkaian acara yang turut dimeriahkan dengan karnaval budaya tersebut sukses menyedot perhatian dan partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat.

Salah satu peserta karnaval Bambang purnomo perwakilan Pendowo limo dari Trah Suro pawiro Bin Suro kerto menyampaikan, Kami sangat semangat dan antusias sekali mengikuti karnaval kebudayaan ini, karena kami juga sebagai keturunan cikal bakal adanya meron di desa sukolilo ini jadi kami merasa punya tanggung jawab untuk menjaga dan merawatnya. Kami sangat berharap tradisi seperti ini bisa di lestarikan terus sampai anak cucu kita. Selasa (25/06/26)

Melihat kemeriahan dan kekompakan warga, Kepala Desa (Kades) Sukolilo, Ahmad Amirudin, secara khusus menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada seluruh warga serta jajaran panitia yang bertugas. “Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Sukolilo khususnya, dan juga ketua panitia beserta anggota, atas partisipasi warga mengikuti acara merayakan kebudayaan Meron. Alhamdulillah, hari ini ada karnaval dan antusias warga itu luar biasa,”ungkap Ahmad Amirudin di sela-sela kemeriahan acara.


Lebih lanjut, Kades Sukolilo menegaskan komitmen pemerintah desa bersama panitia untuk tidak cepat puas dan akan terus melakukan evaluasi kegiatan. Langkah ini diambil guna memastikan penyelenggaraan pelestarian tradisi Meron di masa mendatang dapat dikemas dengan semakin baik. “Kami segenap pemerintah desa dan juga panitia selalu mengevaluasi untuk bagaimana ke depannya lebih baik, dan lebih baik lagi,” terangnya.


Di akhir penyampaiannya, Ahmad Amirudin tak lupa mengundang seluruh masyarakat untuk kembali hadir dan meramaikan puncak perayaan (Hari H) yang akan digelar pada hari Kamis mendatang. “Sampai jumpa hari Kamis pada waktu hari H tradisi upacara Meron. Semangat! Semoga Pati semakin maju, Desa Sukolilo semakin maju, aman, dan nyaman,” pungkasnya dengan penuh harap. (Ds)

Pembangunan Rabat Beton Jalan Jurusan Kalisonah Desa Kedungbulus Selesai Dikerjakan

0

Pati – kilaspersada.com, Pemerintah Desa Kedungbulus  telah selesai melaksanakan  pembangunan rabat beton jalan pertanian jurusan kalisonah. Proyek ini menggunakan Dana bersumber dari bantuan Keuangan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pedesaan Tahun Anggaran 2026, senilai  Rp 175.000.000,- . Jum’at (22/08/26)

Jalan rabat beton yang dibangun tersebut memiliki spesifikasi sebagai berikut, Lebar : 2,25 meter, Panjang : 292 meter dan Tebal : 15 cm.

Adapun proses pembangunan dilakukan secara swakelola dengan melibatkan tenaga kerja lokal, sehingga turut memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat sekitar. Selain itu, kualitas beton yang digunakan telah memenuhi standar teknis agar jalan tahan lama dan aman digunakan untuk para petani yang mau beraktivitas melintasi jalan tersebut.

Dengan selesainya pekerjaan rabat beton  ini,Warga Desa Kedungbulus  menyambut baik hasil pembangunan dan berharap program serupa dapat terus berlanjut di wilayah lain yang masih membutuhkan peningkatan pembangunan insfratruktur jalan. (Sa)

Pembangunan Talud Jalan Pertanian RW 02 Desa Ngemplak Lor Sudah Mulai Dikerjakan

0
Oplus_16908288

Pati – Kilaspersada.com, Pemerintah Desa Ngemplak Lor Kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati,  melaksanakan kegiatan pembangunan talud jalan pertanian yang berlokasi di area pertanian desa. ikut wilayah RW.02. Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur pertanian guna menunjang akses dan aktivitas para petani di wilayah Desa Ngemplak Lor. Sabtu ( 21/08/26)

Pembangunan talud ini didanai melalui bantuan Keuangan untuk Pembangunan Sarana dan Prasarana Pedesaan Tahun Anggaran 2026, Pelaksanaannya melibatkan warga setempat dengan pendampingan dari perangkat desa untuk memastikan hasil pekerjaan sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan.

Menurut warga setempat yang keseharianya  sebagai petani, menyamapaiakan terima kasih,  bahwa pembangunan talud jalan usaha tani ini sangat bermanfaat untuk memperlancar mobilitas petani, khususnya saat pengangkutan hasil panen dan distribusi sarana produksi pertanian. Dengan adanya talud tersebut, diharapkan kondisi jalan lebih kokoh dan tidak mudah rusak akibat aliran air saat musim hujan. 

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Desa dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan sektor pertanian di sekitar Desa Ngemplak Lor. 

Saat dilokasi papan nama proyek belum di pasang, dan saat ditanya terkait papan nama dan anggaran, tukang bangunan yang bekerja bilang tidak tahu menahu tentang berapa anggaran yang di kerjakan. Langsung saja tanya pak kepala desa mas biar jelas, “ ungkap orang yang ikut bekerja di pembuangan proyek talud tersebut”. (Sa)

Jalan Tegalarum – Tegalwero Direhabilitasi, Total Anggaran 4,2 Miliar

0

Pati – Kilaspersada.com, Pemerintah Kabupaten Pati memastikan pekerjaan rehabilitasi Jalan Tegalarum-Tegalwero telah mulai dikerjakan. Proyek tersebut merupakan bagian dari satu paket pekerjaan penanganan tiga ruas jalan dengan total pagu anggaran mencapai Rp10,8 miliar.

Kepala DPUTR Kabupaten Pati Riyoso melalui Kabid Bina Marga Hasto Utomo menyampaikan, berdasarkan informasi dari pengawas lapangan, pekerjaan Jalan Tegalarum-Tegalwero hingga kemarin masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk rehab Jalan Tegalarum-Tegalwero, informasi dari pengawas kemarin masih proses pengerjaan,” ujar Hasto.Rabu (19/08/26)

Ia menjelaskan, rehabilitasi ruas Jalan Tegalarum-Tegalwero memiliki pagu anggaran sekitar Rp4,2 miliar. Pekerjaan tersebut mencakup penanganan jalan sepanjang kurang lebih 2,45 kilometer dengan lebar antara 3,5 hingga 4 meter.

Konstruksi yang digunakan berupa aspal hotmix dengan pekerjaan AC-BC L pada ruas Jalan Tegalarum-Tegalwero, khususnya segmen 3.

“Ini pekerjaan per hari kemarin masih dalam proses pengerjaan,” jelasnya.

Sementara itu, pekerjaan tersebut menjadi satu paket konsolidasi dengan dua ruas jalan lainnya, yakni Jalan Sukopuluhan-Winong dengan pagu sekitar Rp4 miliar serta Jalan Arumanis-Mantingan dengan pagu sekitar Rp2,6 miliar.

Dengan demikian, total pagu anggaran untuk penanganan ketiga ruas jalan tersebut mencapai Rp10,8 miliar.

Keterangan tersebut sekaligus meluruskan informasi sebelumnya yang menyebut ruas Jalan Tegalarum-Tegalwero belum dikerjakan. Pemkab Pati melalui DPUTR memastikan pekerjaan di lapangan telah berjalan dan masih dalam tahap pelaksanaan. (Sa)