Beberapa Kades Dipati Sudah Mulai Dipanggil Oleh Bawaslu Imbas Dari Deklarasi Dukungan Terhadap Sadewo

Kilaspersada.com PATI – Terkait adanya dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh ratusan Kepala Desa (Kades). Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Pati melakukan pendalaman Pasalnya, para Kades dianggap tidak netral karena mendeklarasikan dukungan untuk Sudewo sebagai Bupati Pati.

Hal ini disampaikan langsung oleh Divisi Penanganan Pelanggaran dan Informasi Bawaslu Pati Sigit Pamungkas, Sabtu (29/6). Dila bahwa pada Selasa (24/6) kemarin pihak sudah memanggil dua Kades yang merupakan pimpinan dari Paguyuban Kades se-Kabupaten Pati. Mereka adalah Kades Tegalharjo Trangkil, Pandoyo, dan Kades Semampir Pati, Pramono.

Sigit juga menyayangkan adanya deklarasi tersebut karena berimbas pada suhu politik yang semakin memanas. Padahal semestinya, lanjutnya, seorang Kades harus benar-benar bisa menjaga netralitas dalam Pemilu. Bukannya malah secara terang-terangan memberikan dukungan terhadap beberapa calon.

“Kemarim pasca viral video tersebut kita lakukan pleno pimpinan Bawaslu Pati, dan kita masukkan informasi awal lanjut kita lakukan penelusuran sesuai Perbawaslu yang mengatur terkait penanganan pelanggaran. Kita juga sudah meminta keterangan kepada beberapa kepala desa,” pungkasnya

Selanjutnya Sigit, pihaknya masih melakukan kajian bersama dengan Bawaslu Provinsi Jawa Tengah. Jika dari hasil kajian tersebut nantinya didapat hasil Sebagaimana dugaan pelanggaran. Pihaknya bakal memberi sanksi tegas sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Ini masih kita dalami kajiannya juga kita koordinasikan dengan Bawaslu Provinsi,” tambahnya.

Sebagimana diketahui, aksi deklarasi oleh para Kades di Alun-alun Simpang Lima kemudian dilanjutkan di Hotel New Merdeka pada Kamis (20/6) lalu itu masih mengenakan seragam dan atribut lengkap.

Banyak masyarakat yang menyebut aksi tersebut tidak pantas dilakukan oleh para Kades yang seharusnya bersikap netral dalam pemilu (rif/ sbr)