Categories: Hukum

Terkait Viralnya Vidio Penolakan Pasien di RSU Soewondo, Pelaku Akan di Proses Secara Hukum

Pati – Kilaspersada.com, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo adalah sebuah rumah sakit milik pemerintah yang berada di Kota pati, tepatnya dijalan raya Dr. Soesanto No. 114 Pati, Jawa tengah.
Terkait pemberitaan vidio yang viral di medsos beberapa hari lalu tentang salah satu warga desa Bogotanjung Kecamatan Gabus yang tidak diterima untuk dirawat di RSU Soewondo. Akhirnya pihak Rumah sakit angkat bicara tentang hal tersebut. Sabtu, (18/01/20).
Dr. Joko Subiyono,MM., Wadir Pelayanan RSU RAA Soewondo menjelaskan bahwa “Pasien atas Nama (Mr. X) yang datang ke RSUD Suwondo dengan keluhan sakit kepala. Hasil pemeriksaan team medis kami dikatakan normal, dari Dokter kami diberikan obat pada pasien yang diperuntukkan untuk penghilang rasa nyeri, Pasien di edukasi dan di beri arahan oleh Dokter kami memberi solusi karena tidak ada indikasi untuk dilakukan rawat inap,” ungkap Joko.

“Sebelum pasien pulang, Pihak Rumah Sakit sudah memberikan beberapa pengarahan terkait penyakitnya, Begitu juga pasien waktu di beri arahan untuk pulang, Pasien dengan petugas medis juga saling berjabat tangan. Berarti petugas kami sudah sesuai prosedur pelayanan SOP yang di terapkan di RSU Soewondo,” pungkas Joko.
Seusai Pasien pulang, Jeda waktu jam ada orang yang datang ke IGD RSU Soewondo menemui Dokter yang berada di IGD. Dan orang tersebut mengaku keluarga pasien, dengan nada yang marah seperti di Vidio yang telah beredar (viral-red).
Ketua IDI Pati Dr. Cahyono juga memberikan penjelasan bahwa, Apabila ada pasien pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) ataupun umum, itu tidak boleh ada penolakan, Baik itu di Rumah Sakit swasta maupun milik pemerintah dengan alasan kamar penuh. Harus di tangani sesuai aturan yang berlaku melalui mekanisme yang telah di atur dalam undang – undang tentang Rumah Sakit.
Dr. woro Nurcahyono M.Kes., Direktur RSU RAA Soewondo juga memberi pengarahan bahwa, “pasien BPJS tidak boleh ditolak dan wajib diterima, Kslaupun misal kelas 3 penuh, maka bisa dititipkan di kelas 2, yang nantinya kalau sudah ada ruang yang kosong baru turun ke kelas 3. Sehingga tidak ada penolakan pasien,” jelas Woro.
Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama RSUD RAA Soewondo menyampaikan terkait pemberitaan tersebut, “Bahwa sejujurnya pihak kami sangat terkejut, karena pihak kami belum dapat konfirmasi terkait viralnya Vidio tersebut. Dan langkah selanjutnya hasil rapat intern, kami akan lakukan proses hukum yang berlaku. Akibat pemberitaan tersebut pihak Rumah Sakit sangat dirugikan,” keluhnya.
“Evaluasi, saran dan kritik yang membangun kepada kami sangat kita butuhkan, agar pelayanan kami di RSU Soewondo bisa lebih maksimal,” pungkasnya.

(Hr/As)

Kilas Persada

Share
Published by
Kilas Persada

Recent Posts

Paguyuban PMI Wilayah I Jateng Gelar Rakor di Pendopo Kabupaten Pati

Pati - Kilaspersada.com, Kabupaten Pati hari ini menjadi tuan rumah Rakor Paguyuban Palang Merah Indonesia…

5 jam ago

Dalam Rangka HPSN, Bupati Ikuti Kegiatan Gerakan Pungut Sampah dan Tanam Mangrove di Pantai Kertomulyo

Pati - Kilaspersada.com, Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Bupati Pati Haryanto…

6 jam ago

Hadiri Pungut Sampah dan Tanam Mangrove, Bupati Tegaskan Akan Stop Impor Garam

Pati - Kilaspersada.com, Akibat anjloknya harga garam, para petani garam di Kabupaten Pati masih menimbun…

7 jam ago

Kadin Pati Pastikan Alokasi Dana Pembinaan Dari Pemerintah Tepat Sasaran

Pati – Kilaspersada.com, Kadin Pati yang di ketuai Sutikno, SH., beserta wakil pengurus terpilih periode 2020-2025…

2 hari ago

Kabupaten Pati Dapatkan Alokasi Bankeu Pemdes Terbanyak Se-Jateng

Pati - Kilaspersada.com, Dibanding kabupaten lain di Jawa Tengah, Kabupaten Pati mendapat alokasi Bankeu Pemdes…

3 hari ago

Kabupaten Pati Dapatkan Penghargaan Kategori Memuaskan Bidang Kearsipan

Pati - Kilaspersada.com, Kabupaten Pati hari ini mendapat penghargaan kategori "memuaskan" di bidang kearsipan. Penghargaan…

3 hari ago