Dinas Koperasi dan UMKM Pati Gelar Pelatihan Menyusun Kebijakan dan Strategi Pinjaman Bagi Koperasi simpan Pinjam

Pati – Kilaspersada.com, Dinas koperasi dan UMKM Pati fasilitasi pelatihan menyusun kebijakan dan strategi pinjaman bagi koperasi yang ada di Pati. Selasa, (11/08/20).

Kegiatan ini berlangsung berdasarkan dokumen pelaksanaan anggaran tahun 2020 (DAK Non Fisik PK2UKM). Sebanyak kurang lebih 30 perwakilan dari koperasi yang ada di Pati ikut pelatihan tersebut. Kegiatan pelatihan menyusun kebijakan dan strategi pinjaman ini berlangsung selama tiga hari yaitu mulai hari ini, Selasa sampai hari Kamis (11 – 13/08), yang bertempat di Aula Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Pati.

Pemateri dipandu langsung oleh LDP Sinar Muria Pati

Dalam hal ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pati Dra. Wahyu Setyawati, MT., membuka dan mengawali pemberian bekal kepada peserta pelatihan. Dalam pengarahannya, kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk membekali koperasi yang ada di Pati supaya bisa meningkatkan volume penyaluran pinjaman. Walaupun saat ini masih Pandemi, Dengan adanya pelatihan ini, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Pati berharap untuk koperasi yang ada di Pati bisa bersaing sehat dalam meningkatkan penyaluran dana kepada anggotanya. Dengan menjaga dan meningkatkan volume pinjaman, maka koperasi tersebut akan tetap sehat dan bisa bersaing, ungkapnya.

Terpisah, Kasi Pemberdayaan dan Pelatihan Koperasi, Nanik Indriyati, SH., saat di temui wartawan menyampaikan bahwa pelaksanaan pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali koperasi – koperasi yang ada di Pati biar pada saat Pandemi biar bisa eksis dalam meningkatkan volume penyaluran dana pinjaman kepada anggotanya. Walaupun saat – saat ini koperasi terasa berat karena kondisi Pandemi, akan tetapi koperasi di Pati harus kuat. “Kami akan selalu membimbing dan membekali melalui pelatihan – pelatihan tentang perkoperasian, sehingga koperasi dalam menjalankan usahanya sesuai prosedur yang ada sehingga volume penyaluran dana tetap terjaga dan meningkat,” jelas Nanik.

Dalam pelatihan ini, Peserta pelatihan harus tetap mengikuti dan mematuhi protokol kesehatan. Wajib cuci tangan sebelum masuk ruangan, pakai masker, dan cek suhu sebagai deteksi awal untuk keamanan bersama.

(AS)