Warga Sendangsoko Gelar Acara Selametan Barikan

(acara selametan barikan)

Selametan Barikan Dimalam Jum’at Wage Bulan Syuro

   Pati– budaya jawa yang masih kental di bulan assyuro pada hari kamis malam jum’at wage masyarakat kabupaten pati khususnya masih melestarikan budaya barikan,budaya barikan ini sudah ada dari jaman nenek moyang kita sampe sekarang ini.seperti halnya warga desa sendangsoko kecamatan jakenan ikut serta menjalankan acara hajatan atau barikan dimalam ini bakda magrib ( kamis 20 oktober 2016).

(warga melempar cowek)

   Acara selametan barikan ini di bilang cukup unik pasalnya acara selametan ini tidak di lakukan di rumah akan tetapi acara selametan barikan ini dilaksanakan di persimpangan atau pertigaan jalan jalan yang ada di desa tersebut.acara ini dilaksanalan dengan keikhlasan atau kemauan warga sendiri,jadi yang mau ikut selametan di pastikan membawa ambengan atau boso jowone asahan yaitu nasi yang di alasi daun pisang dan beralaskan cowek dalam bahasa jawanya.cowek yaitu tempat untuk menumbuk atau mengulek bumbu masak yg terbuat dari tanah liat.yang nantinya tempat nasinya atau istilahnya coweknya setelah acara hajatan selametan barikan untuk bersama sama melempar cowek tadi sampe pecah berkeping keping.yang konon katanya melempar cowek tadi itu ibarat melempar balak yang ada di kehidupan kita. 

   Ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan di sebut namanya kepada media kilas persada “yo nguri nguri kabudayan jowo mas,ben ora ilang jawane,wong ancen di lahirno neng jowo kok” ya melestarikan budaya jawa mas,biar gak hilang jawanya,emang kita dilahirkan di jawa kok,begitu ujarnya..(kilaspersada.com/AS)