Breaking News
Categories
  • Agama
  • Bantuan pemerintah
  • Bencana Alam
  • Berita DPRD Kabupaten Pati
  • BERITA PEMKAB PATI
  • Bisnis
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Haji dan umroh
  • Halal Bihalal
  • Hari Raya
  • Hukum
  • keagamaan
  • keamanan
  • Kecelakaan
  • kematian
  • Kemerdekaan
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • koperasi
  • kriminal
  • Kuliner
  • Lalu Lintas
  • Lintas Agama
  • Mudik
  • Musibah
  • Musim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ormas
  • otomotif
  • Pajak
  • Pameran
  • Pariwisata
  • Pelayanan
  • Pembangunan
  • Pemerintah
  • pemerintahan
  • Pendidikan
  • PERPISAHAN
  • Pertanahan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Sidang Paripurna
  • Sosial
  • TNI
  • Ulang Tahun
  • Uncategorized
  • Viral
  • Warga Sendangsoko Gelar Acara Selametan Barikan

    Okt 20 2016198 Dilihat

    (acara selametan barikan)

    Selametan Barikan Dimalam Jum’at Wage Bulan Syuro

       Pati– budaya jawa yang masih kental di bulan assyuro pada hari kamis malam jum’at wage masyarakat kabupaten pati khususnya masih melestarikan budaya barikan,budaya barikan ini sudah ada dari jaman nenek moyang kita sampe sekarang ini.seperti halnya warga desa sendangsoko kecamatan jakenan ikut serta menjalankan acara hajatan atau barikan dimalam ini bakda magrib ( kamis 20 oktober 2016).

    (warga melempar cowek)

       Acara selametan barikan ini di bilang cukup unik pasalnya acara selametan ini tidak di lakukan di rumah akan tetapi acara selametan barikan ini dilaksanakan di persimpangan atau pertigaan jalan jalan yang ada di desa tersebut.acara ini dilaksanalan dengan keikhlasan atau kemauan warga sendiri,jadi yang mau ikut selametan di pastikan membawa ambengan atau boso jowone asahan yaitu nasi yang di alasi daun pisang dan beralaskan cowek dalam bahasa jawanya.cowek yaitu tempat untuk menumbuk atau mengulek bumbu masak yg terbuat dari tanah liat.yang nantinya tempat nasinya atau istilahnya coweknya setelah acara hajatan selametan barikan untuk bersama sama melempar cowek tadi sampe pecah berkeping keping.yang konon katanya melempar cowek tadi itu ibarat melempar balak yang ada di kehidupan kita. 

       Ujar salah satu tokoh masyarakat setempat yang enggan di sebut namanya kepada media kilas persada “yo nguri nguri kabudayan jowo mas,ben ora ilang jawane,wong ancen di lahirno neng jowo kok” ya melestarikan budaya jawa mas,biar gak hilang jawanya,emang kita dilahirkan di jawa kok,begitu ujarnya..(kilaspersada.com/AS)

    Share to

    Related News

    Buka Pertunjukan 20 Dalang Cilik, Bupati...

    by Nov 10 2025

    Buka Pertunjukan 20 Dalang Cilik, Bupati : Seni Pedalangan Harus Lestari di Tengah Modernisasi PATI ...

    Hadiri Peringatan HPN, Sekda Singgung Pe...

    by Feb 11 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati Jumani b...

    Masyarakat Kabupaten Pati Antusias Menya...

    by Jul 14 2024

    Kilaspersada.com PATI – Kirab Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati Jilid II sukses di...

    Peringati Tanggal 1 suro,Warga Tambakrom...

    by Jul 07 2024

    Kilaspersada.com Pati-Memperingati Tanggal 1 Suro Desa/Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati mengadak...

    Kirab Luwur dan Nyadran Jadi Momentum un...

    by Feb 05 2023

    Pati – Kilaspersada.com, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menghadiri Kirab Luwur dan Nyadra...

    Kelenteng Hok Tik Bio Pati Bantu Korban ...

    by Jan 09 2023

    Pati – Kilaspersada.com, Memaknai perayaan implek 2574 (red – 2023), ummat kelenteng Hok...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    REKOMENDASI CATERING, AQIQOH DAN KAMBING GULING DI PATI

    back to top