Rencana Pembangunan Waduk Cabean di Desa Guyangan Kecamatan Winong Pati Hari Ini Mulai Disurvei

Pati – Kilaspersada.com, Gagasan dan rencana pembangunan Waduk Cabean di Desa Guyangan Kecamatan Winong Kabupaten Pati Jawa tengah hari ini di survei. Senin, (22/06).

Sesuai gagasan dan ide Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Gerindra, H. Sudewo yang ingin menjadikan petani Pati Kidul yang sejahtera. Seperti yang telah di sampaikan Minggu – Minggu kemarin saat sosialisasi bedah rumah di daerah Pati Selatan dengan adanya pembangunan waduk cabean.

Minggu lalu H. Sudewo juga menyampaikan gagasan dan rencana pembangunan waduk ini kepada Menteri PUPR. Dengan sambutan responsif, Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono agar segera mensurvei lokasi tempat pembangunan waduk tersebut, bila sesuai kajian dan regulasi pasti akan segera terealisasi pembangunannya.

Sebagai langkah awal, Perwakilan BBWS Pemali Juana, DPUTR PSDA Pati, Bapeda Pati, Perhutani, Forkompincam, Kepala Desa Se-Kecamatan Winong, Jajaran Anggota Polsek dan Koramil Winong melaksanakan survei untuk mengetahui tempat dan area bendungan dengan daya dukung tanah dan kondisi kultur tanah.

Dalam survei tersebut, semua Kepala Desa Se-Kecamatan Winong sepakat dan mendesak Pemerintah untuk secepat mungkin segera merealisasikan pembangunan Waduk tersebut untuk mengatasi kekeringan di saat musim kemarau. Diketahui bahwa bila mana pembangunan waduk tersebut terealisasi maka kekeringan di wilayah Kecamatan Winong, Pucakwangi, Jakenan, Jaken, Gabus, Batangan dan Juwana bisa teratasi, ungkap Hartono yang merupakan staf ahli Anggota DPR RI Komisi V Fraksi Partai Gerindra.

Kepala Seksi (Kasi) Pengairan Bidang Pengairan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, H. Darno kepada media saat ditemui menyampaikan bahwa keberadaan bendungan cabean ini sangat di butuhkan untuk mengairi lahan sawah yang berada di sekitar bendungan, khususnya di kecamatan winong.

Desain bendungan di harapkan di lakukan oleh pihak konsultan perencana hingga di perlukan anggaran untuk DED nya oleh BBWS. Di samping secara tehnis perencanaan juga harus memperhatikan kearifan lokal sehingga perlu adanya komunikasi sama yang berkompeten atau warga serta perhutani. Dari hasil survei yang di lakukan oleh tim BBWS ini selanjutnya akan dilaporkan kepada pimpinan, karena pembangunan ini membubutuhkan dukungan dari beberapa pihak pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah, tuturnya.

Seperti yang telah di sampaikan saat sosialisasi bedah rumah di beberapa Kecamatan Kabupaten Pati bahwa Minggu lalu, H. Sudewo meminta do’a dan restu dengan sekuat tenaga di tahun 2021 pembangunan waduk tersebut agar segera terealisasi supaya kekeringan di wilayah Pati Selatan bisa teratasi, dan petani bisa melaksanakan pertaniannya dengan maksimal sehingga para petani di wilayah Pati Selatan akan tambah makmur dan sejahtera.

(AS)