
Kendal – Kilaspersada.com, Pelaksanaan Penutupan Lokalisasi Gambilangu ( GBL) Semarang- Kendal 19 November 2019 di Aula Terminal Mangkang.
Dalam Penutupan lokalisasi tersebut ditandai dengan pembacaan deklarasi dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua Lokalisasi dan Wanita Pekerja Seks (WPS).
Dalam acara penutupan itu dihadiri Para undangan diantaranya, Perwakilan Kemensos RI oleh Sekretaris Dinsos Rehabilitasi Drs. Waskito Budi Kusumo, Wakil Wali kota Semarang Ir. Hervearita Gunarti Rahayu, Plt Kepala Dinas sosial Prov Jateng Yusadar Armunanto SH.MH, Danden Pom IV/5 Semarang Mayor CPM Okto Femula, Bupati Kendal dr Mirna Anisa Msi beserta Wakil Bupati, Dandim 0733/BS di Wakili Pasi Ops Kapten Inf Suryanta, Kapolres Kendal AKBP Hamka Mapaita, Dandim 0715/ Kendal, juga Forkopimcam tugu dan Kaliwungu.
Direktur Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza Kemensos RI Waskito Budi Kusumo memaparkan”, Launching penutupan dilakukan bersama-sama lantaran lokalisasi berada di dua daerah Semarang dan Kendal.
Lebih lanjut Waskito Budi Kusumo mengatakan, dalam penutupan Kemensos RI turut memberikan bantuan kepada WPS dengan total bantuan 1,3 Milyar.
“Kita berikan Bantuan kepada penerima manfaat totalnya 1,3 Milyar dengan rincian untuk Semarang 126 WPS dan 100 WPS untuk wilayah Kendal. Masing-masing menerima bantuan sebesar 6 juta rupiah,” jelas Waskito Budi Kusumo.
Penutupan dua lokalisasi di perbatasan Semarang-Kendal tersebut dilakukan sebagai langkah Indonesia bebas dari Lokalisasi prostitusi.” Pungkasnya.
Sementara Bupati Kendal Mirna Annisa mengatakan, Terkait bantuan yang diberikan agar dapat digunakan untuk merubah kehidupan menjadi lebih baik.
Terkait besar kecilnya permasalahan modal pemerintah tidak akan tinggal diam, Karna pemerintah akan selalu terbuka terkait program-program usaha.
“Program pemerintah pusat saat ini luar biasa, insyaallah siapapun yang keluar dari lokalisasi ini dan berniat merubah hidup, kami dari pemerintah baik dari semarang atau Kendal tidak akan diam, karena kami akan sampaikan kepada pemerintah tempat saudara tinggal untuk memberi perhatian,” terang Mirna Anissa.
(Purbledeks/Red)
No comments yet.