Hadiri Kirab Luwur, Bupati Tegaskan Bahwa Ini Merupakan Nguri-uri Budaya Yang Harus Kita Lestarikan

Pati – Kilaspersada.com, Bupati Pati Haryanto bersyukur bisa berkumpul dengan ratusan hingga ribuan masyarakat juga bersuka cita menyambut kedatangan tamu dari Surakarta Hadiningrat yang memberikan sedikit pemahaman sejarah.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati saat Kirab Luwur di komplek halaman makam Syekh Djangkung Landoh, Kayen, Minggu (8/3).

“Meskipun kita semua tahu dan pernah melihat jejak riwayat di media sosial, youtube maupun dalam ketoprak, akan tetapi kita harus mengetahui dan memahami yang sebenarnya dari dokumen – dokumen yang ada tentang sejarah Keraton Surakarta Hadiningrat,” jelasnya.

Oleh karena itu, Bupati mengucap syukur siang ini dapat dipertemukan bersama – sama untuk melaksanakan kirab luwur yang digunakan untuk mengganti di makam Syech Djangkung.

“Ini juga salah satu upaya untuk menghormati para sesepuh zaman dulu. Sebab tanpa adanya peran mereka demi kepentingan negara, kita semua tidak akan merasakan apa yang kita dapatkan saat ini,” ucapnya.

“Oleh karena itu, untuk para sesepuh maupun juru kunci di makam Syech Djangkung ini, agar terus merawat dan mengelolanya. Sebab dengan demikian, harapannya dapat memberikan keberkahan tidak hanya untuk warga sekitar namun bagi semua dan siapa saja yang berziarah,” pesannya.

Bupati juga menyampaikan bahwa di setiap daerah atau kecamatan pun melaksanakan atau menguri – uri budaya untuk menghormati para sesepuh yang telah meninggalkan dunia beserta sejarah seperti pada acara kirab luwur ini.

Terkelolanya area makam dengan baik, lanjut Bupati, tak hanya mendatangkan para peziarah dari luar daerah saja, namun dengan demikian roda perekonomian bagi masyarakat sekitar pun akan meningkat.

(Hms/As)