Pati – Kilaspersada.com, Pandemi Corona memang menjadi tekanan batin bagi warga masyarakat, khususnya warga Desa Saliyan Kecamatan Pati pasca meninggalnya H. Imam Suroso. Rasa takut, beban psikologis mental yang di rasa warga Desa Saliyan memang sangat – sangat terpuruk. Mereka butuh pendekatan emosional dan penyuluhan dari Dinas terkait untuk memulihkan psikologis mental dan roda perekonomian Desa tersebut. Rabu, (01/04/20).
Untuk mengurangi rasa takut, cemas, gelisah, dan kesedihan, para simpatisan komunitas grup sepeda yang tergabung dalam Gowsic (Gowes Assic) hari ini sumbangsih membagikan sembako Gratis kepada warga saliyan. Hal ini merupakan wujud sosial dari teman – teman grup Gowsic.
Ketua komunitas sepeda Gowsic “Erna Whon”, mengatakan semua ini bentuk wujud sosial dari Gowsic, kita peduli kepada teman – teman kita yang berada di Desa tersebut. Semoga wujud kepedulian kita ini bisa menjadi amal yang baik. Dan bisa bermanfaat kepada warga Saliyan. Barang yang tak seberapa itu harapan kami bisa mengurangi rasa sedih karena Pandemi Corona ini. Tidak usah takut, biasa saja dan berharap semoga wabah ini segera menjauh dari bumi ini, ungkap Erna.
Erna juga menambahkan bahwa penyaluran sembako ini, berupa bahan pokok sehari – hari seperti Beras, Telur, Indomie, dan Suplemen Vitamin C.
Hadi salah satu warga saliyan yang menerima bantuan ini, mengucapkan rasa banyak terima kasih kepada temen-temen komunitas sepeda yang peduli kepada warga sini. Memang yang di rasa warga saliyan saat – saat ini adalah sedih dan cemas. Semoga kepedulian ini di balas oleh Tuhan YME dengan balasan yang setimpal sesuai apa yang diberikan.
Hadi juga berharap dari Dinas Terkait untuk memberi penyuluhan kepada warga Saliyan untuk apa yang harus menjadi langkah warga kedepan, biar psikologis mental warga pulih kembali Karena yang ada di hati dan pikiran hanya rasa takut, sedih dan cemas, pungkas Hadi.
No comments yet.