Breaking News
Categories
  • Agama
  • Bantuan pemerintah
  • Bencana Alam
  • Berita DPRD Kabupaten Pati
  • BERITA PEMKAB PATI
  • Bisnis
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Haji dan umroh
  • Halal Bihalal
  • Hari Raya
  • Hukum
  • keagamaan
  • keamanan
  • Kecelakaan
  • kematian
  • Kemerdekaan
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • koperasi
  • kriminal
  • Kuliner
  • Lalu Lintas
  • Lintas Agama
  • Mudik
  • Musibah
  • Musim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ormas
  • otomotif
  • Pajak
  • Pameran
  • Pariwisata
  • Pelayanan
  • Pembangunan
  • Pemerintah
  • pemerintahan
  • Pendidikan
  • PERPISAHAN
  • Pertanahan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Sidang Paripurna
  • Sosial
  • TNI
  • Ulang Tahun
  • Uncategorized
  • Viral
  • Home »

    Bupati Pasang Stiker Himbauan Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik di Pintu Masuk Minimarket

    • Jul 27 2019 • 405 Dilihat

    Pati – Kilaspersada.com, Dalam rangka pelaksanaan program pengurangan sampah plastik, Bupati Pati Haryanto bersama Sekda Pati Suharyono serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kepala DPUTR, hari ini memasang stiker himbauan pengurangan penggunaan kantong plastik di pintu masuk salah minimarket di Kota Pati.

    “Kalau belanja kami minta Konsumen membawa tas sendiri dan karyawan minimarket juga kami harap untuk tidak memberikan tas plastik kepada pembeli, dengan harapan untuk mengurangi sampah plastik di lingkungan sekitar”, terang Bupati.

    Kebijakan itu mengacu pada Peraturan Bupati Nomor 33 tahun 2019 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong Plastik.

    “Dibuat aturan semacam ini, untuk mengurangi penggunaan plastik, karena plastik ini sulit untuk didaur ulang, berbeda dengan kertas atau daun. Ini juga merupakan tindak lanjut kerja bakti membersihkan sungai yang kemarin kami adakan di Blaru”,terang Haryanto.

    Bupati berharap, meski penempelan stiker dilakukan secara simbolis di salah satu minimarket, namun pihaknya berharap gerakan ini tak hanya seremonial belaka.

    “Awalnya tentu sifatnya berupa arahan, sebab Perbup sifatnya adalah pembinaan. Akan tetapi nanti lama kelamaan kalau sudah berubah Perda, pasti ada sanksi”, tegasnya.

    Sanksi itu dimaksudkan agar membudayakan masyarakat Pati untuk mulai mengurangi penggunaan sampah plastik.

    “Jadi kalau sudah menjadi budaya dengan sendirinya takut atau tertib. Tetapi memang nanti perlu ada sanksi jika terbukti melanggar. Kalau tidak ada sanksi nanti tidak takut. Di Indonesia, memang peraturan harus diikuti dengan sanksi”, imbuhnya.

    Sosialisasi yang dimulai dari minimarket ini, dilakukan karena umumnya penggunaan kantong plastik kerap ditemukan di tempat tersebut. (Hms/AS)

    Share to

    Related News

    Jumat Berkah, BRI BO Pati Salurkan Bantu...

    by • Okt 03 2026

    Jumat Berkah, BRI BO Pati Salurkan Bantuan Air Bersih untuk SMA Negeri 1 Batangan PATI – KILAS...

    Hadiri Pengukuhan FWP, Plt Bupati Pati ...

    by • Sep 27 2026

    Pati – Kilaspersada.com, Forum Wartawan Pati resmi dikukuhkan. Sebanyak 43 pengurus dan anggot...

    Pekarangan Bambu di Pemukiman Warga Desa...

    by • Sep 16 2026

    Pati – Kilaspersada.com, Pekarangan bambu di pemukiman warga dukuh Nggagung terbakar. Api di k...

    Pembangunan Kantor Pos TNI AL di Desa Ba...

    by • Sep 14 2026

    Pati – Kilaspersada.com, Pembangunan Kantor Pos TNI AL yang berlokasi di desa Banyutowo Kecama...

    Penataan Pembangunan SMP QT AL Akrom Des...

    by • Sep 10 2026

    Pati – Kilaspersada.com, Penataan SMP QT AL Akrom Desa Banyu Urip kecamatan Margorejo terpendi...

    Meron Warisan Budaya Pati Yang Masih Dij...

    by • Agu 27 2026

    PATI – Kilaspersada.com, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menegaskan Tradisi Meron bukan sekada...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    REKOMENDASI CATERING, AQIQOH DAN KAMBING GULING DI PATI

    back to top