Breaking News
Categories
  • Agama
  • Bantuan pemerintah
  • Bencana Alam
  • Berita DPRD Kabupaten Pati
  • BERITA PEMKAB PATI
  • Bisnis
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Haji dan umroh
  • Halal Bihalal
  • Hari Raya
  • Hukum
  • keagamaan
  • keamanan
  • Kecelakaan
  • kematian
  • Kemerdekaan
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • koperasi
  • kriminal
  • Kuliner
  • Lalu Lintas
  • Lintas Agama
  • Mudik
  • Musibah
  • Musim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ormas
  • otomotif
  • Pajak
  • Pameran
  • Pariwisata
  • Pelayanan
  • Pembangunan
  • Pemerintah
  • pemerintahan
  • Pendidikan
  • PERPISAHAN
  • Pertanahan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Sidang Paripurna
  • Sosial
  • TNI
  • Ulang Tahun
  • Uncategorized
  • Viral
  • Bupati Pati memonitor Penyaluran BLT DD Tahap Pertama Di Kecamatan Gabus

    Jun 05 2020150 Dilihat

    Kilas Persada.Com–Bupati Pati Haryanto bersama Sekda dan sejumlah pejabat terkait, memonitor penyaluaran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahap pertama di tiga desa di wilayah Kecamatan Gabus, yaitu Gabus, Plumbungan, dan Gempolsari, Jum’at pagi (5/6)

    Penyaluran bantuan tersebut dilakukan di masing-masing kantor balai desa, Para penerima bantuan diundang langsung untuk menerima dana tunai senilai Rp 600 ribu. Selanjutnyamereka juga akan menerima nominal serupa pada pencairan tahap kedua dan tiga

    Di seluruh wilayah Kabupaten Pati, totalnya sekitar 46 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD. Dalam kesempatan itu, Bupati Haryanto mengatakan, pada hari ini pencairan BLT DD tahap pertama dilakukan serentak di 164 desa. “Sisanya mudah-mudahan bisa terselesaikan besok pagi. Untuk tahap berikutnya akan kita persiapkan, mudah-mudahan tidak terlalu lama agar bisa segera dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.

    Bupati mengatakan, sedianya, BLT DD disalurkan untuk bulan April, Mei, dan Juni. Namun, pencairan tahap pertama baru bisa dilakukan awal Juni ini karena harus melalui verifikasi data penerima terlebih dahulu.

    “Kalau toh ada keterlambatan, itu bukan karena kesengajaan. Melainkan karena jenis bantuan cukup banyak. Selain BLT DD ini, ada BST, PKH, BLT Pemkab, dan BLT Provinsi. Jadi tujuannya (verifikasi data-red) agar tidak tumpang tindih. Agar tepat sasaran. Setiap orang mendapat satu jenis bantuan, tidak dobel-dobel,” kata Haryanto.

    Haryanto menambahkan, mungkin di lapangan masih ada satu-dua orang yang mendapat jenis bantuan lebih dari satu. Namun, pihaknya akan segera menyempurnakan data agar tidak ada lagi tumpang-tindih.

    “Terkait bantuan ini, tidak usah saling menyalahkan. Tidak usah saling membuat gaduh di masyarakat. Tujuan adanya bantuan ini adalah berbuat sesuatu yang terbaik untuk masyarakat dalam rangka penanganan pandemi virus corona,” imbuh Bupati. **Hms/Didik

    Tags:
    Share to

    Related News

    Syndicate 90’s : kenaikan PBB-P2 2...

    by Mei 21 2025

    Syndicate 90’s : kenaikan PBB-P2 250% bukti Sudewo minim pengalaman. Pati – Kilaspersada...

    Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di...

    by Mar 08 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Pemerintah pusat menetapkan kebijakan strategis untuk memperkuat ekon...

    Pertengahan Ramadhan, Pj Bupati Pantau H...

    by Apr 07 2023

    Pati – Kilaspersada.com, Mendekati Idulfitri 2023 / 1444 H, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggor...

    Henggar Kunjungi Pasar Murah di Desa Nga...

    by Jan 31 2023

    Pati – Kilaspersada.com, Penjabat Bupati Pati Henggar Budi Anggoro bersama Ketua Tim Penggerak...

    Pj Bupati Pati Dukung dan Apresiasi Remb...

    by Jan 07 2023

    Pati – Kilaspersada.com, Pj Bupati Pati Henggar Budi Anggoro menghadiri kegiatan Rembuk Nelaya...

    Kukuhkan PAW Pengurus Dekranasda, Pj Bup...

    by Des 14 2022

    Pati – Kilaspersada.com, Bertempat di Plaza Pragola Pati, Senin (12/12), Pj Bupati Pati Hengga...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    REKOMENDASI CATERING, AQIQOH DAN KAMBING GULING DI PATI

    back to top