Pati – Kilaspersada.com, Guna mensikapi pandemi dan dampak atas Covid-19, Pemdes Tayu Kulon Kecamatan Tayu Kabupaten Pati membentuk Satgas Tanggap Darurat Corona, sebagaimana yang diinstruksikan dalam Surat Edaran Kementerian Desa No. 8/2020 tentang Desa Tanggap Corona.
Satgas tanggap darurat corona Tayu Kulon dibentuk tanggal 26 Maret 2020 yang diketuai oleh Handoko, SE. M Pd.
Kades Tayu Kulon, Aries Junaidi mengatakan Satgas Tanggap Corona Tayu Kulon dibentuk untuk antisipasi agar dampak pedemi Corona tidak meluas dan memberikan penguatan ketahanan pangan bagi masyarakat Tayu Kulon. Senin, (30 Maret 2020).
Pembiayaan Satgas Tanggap Corona Tayu Kulon ini dibiayai dengan Dana Tanggap Darurat dari APBDes 2020, serta dukungan partisipasi masyarakat.
Lebih lanjut Handoko, SE. M Pd, selaku ketua Satgas memaparkan kegiatan yang sudah dilakukan oleh satgas sejak dibentuk meliputi sosialisasi, penyemprotan desinfektan pada seluruh rumah penduduk dan tempat ibadah sejak tanggal 26-28 Maret 2020.
Sosialisasi pencegahan, dilakukan dengan menekankan pola hidup bersih dan sehat, menjaga masyarakat agar tidak panik dan saling menjaga kerukunan, kegotongroyongan dalam menghadapi dampak pedemi corona yang berimbas pada masalah sosial ekonomi masyarakat.
Untuk menjaga ketahanan pangan, dengan memperhatikan kondisi ekonomi masyarakat yang sedang lesu, satgas melakukan kegiatan subsidi beras agar meringankan beban masyarakat yang secara tidak langsung terkena dampak dibidang ekonomi atas wabah corona.
Jika kami menunggu subsidi dari pemerintah pusat, propinsi maupun daerah mungkin terlalu lama dan kasihan masyarakat yang semuanya terkena imbas khususnya masalah berkurangnya pendapatan masyarakat.
Maka dari itu kami berinisiatif masuk pada masalah dampak ekonomik yang sangat dibutuhkan rakyat dalam hal ini mengupayakan subsidi beras untuk warga tayu kulon.
“Kami berharap, subsidi sembako dilakukan juga oleh pemerintah pusat, propinsi dan pemda Pati,” pungkas Handoko.
(Mkg/As).
No comments yet.