Klaten – Kilaspersada.com, Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Karya Sejahtera SMAN I Cawas Kabupaten Klaten menggelar acara rapat anggota rahunan (RAT) Tahun 2019. Sabtu, (25/1) di pantai Sepanjang, Kabupaten Gunung Kidul.
Hadir dalam RAT tersebut, Kepala Dinas Perindagkop & UKM Kab. Klaten Drs. Satiyarso MM., Pengurus PKPRI Klaten Sukarno BA., Pengurus KPRI SMPN 1 Cawas Priyo serta pengurus dan pengawas KPRI Karya Sejahtera SMAN I Cawas dan seluruh anggota yang berjumlah 102 orang.
Dalam sambutannya, Kadis Peridagkop Kab. Klaten, Drs Satiyarso MM., menuturkan ungkapan selamat atas RAT KPRI Karya Sejahtera SMAN I Cawas. RAT ini bertujuan untuk melaporkan segala sesuatu dan pertanggung jawaban terkait keuangan koperasi tahun 2019. Beliau berpesan bahwa maju mundurnya suatu koperasi itu tergantung anggota. Pengurus itu sifatnya hanya menyerap aspirasi dari anggota. Dan untuk KPRI Karya Sejahtera, untuk segala laporan pengurus sudah baik. Aset keuangan meningkat serta SHU juga meningkat,semua itu hanya untuk kesejahteraan anggota, tuturnya.
Kepala sekolah SMA Cawas yang diwakili waka humas Drs. Sutadi Dali paryato dalam Sambutannya mengucapkan selamat datang bagi semua anggota KPRI Karya Sejahtera. Kami berterima kasih kepada pengurus koperasi yang bisa menyelenggarakan RAT Tepat waktu dengan aman dan lancar, pungkasnya.
Sementara itu Pengurus PKPRI Kab. Klaten yang diwakili Sukarno BA., Berpesan kepada PKPRI Kab. Klaten sangat mengapresiasi kepada pengurus KPRI karya Sejahtera atas kinerjanya yang telah mengadakan RAT diluar Klaten, dengan tujuan yang positif yaitu untuk mensejahterakan seluruh anggota.
KPRI itu sifatnya menyimpan dan meminjam, kalau tidak mau meminjam tentunya SHU tidak akan terlalu besar,untuk itu diharapkan semua anggota koperasi harus meminjam modal pokok koperasi, biar modalnya koperasi semakin besar dan berkembang. Dan nantinya SHU juga besar pula. Koperasi bisa maju dan sukses bila pengurus,pengawas,dan anggota harus cermat dan cerdas, pesan beliau.
Ketua KPRI Karya Sejahtera SMAN I Cawas., Mulyana SPd., Dalam sambutannya menjabarkan bahwa pengurus KPRI dalam menjalankan roda koperasi, bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi anggota. Namun demikian, KPRI Karya Sejahtera tidak hanya sekedar untuk mencari keuntungan belaka, akan tetapi berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi anggota, dan menghidupkan semangat empaty antar anggota dalam mensejahterakan kehidupan para anggota dan warga KPRI Karya Sejahtera., jabarnya.
Lebih lanjut, Mulyana melaporkan saat ini bahwa modal total KPRI Karya Sejahtera, ada sekitar Rp 1.365.561.957, dan dalam RAT tahun ini tercatat ada sisa hasil usaha (SHU) sekitar Rp 10.284.446, serta pendapatan selama tahun 2019 ada Rp 245.363.940. Untuk menggelar RAT tahun 2019 ini, pengurus mengeluarkan beban anggaran sebesar Rp 235.079.494, ungkapnya.
Mulyana juga menambahkan bahwa segenap pengurus dan anggota KPRI Karya Sejahtera tetap solid dalam menghadapi era globalisasi dan era pasar bebas. Koperasi harus bisa bertahan, dan semakin eksis ,dengan program-program yang menarik ke depannya. Mari kita tingkatkan SHU,dana sosial,paket hari raya dll,
serta pengelolaan managemen yang handal dan profesional, pungkasnya.
(Red/Pur)
No comments yet.