Pati – Kilaspersada.com, Pembentukan jiwa entrepreneurship. Itulah bagian dari visi SMK Miftahul Huda Pucakwangi. Sekolah yang teletak di Kabupaten Pati bagian Tenggara tersebut, tidak hanya berkomitmen untuk dapat menghasilkan pekerja yang professional tetapi juga wirausaha yang handal.
Sebagai bentuk komitmen tersebut, pembelajaran PKK (Produk Kreatif dan Kewirausahaan) dilaksanakan melalui program Sunmor Pasar Kreatif SMK MH Pucakwangi pada Minggu (16/02) beberapa hari yang lalu. Acara dibuka mulai pukul 06.00 WIB bertempat di pertigaan Tiwongso Desa Sokopuluhan.
Pembukaan Sunmor secara simbolis dilakukan oleh Drs. Sunoto, M.M selaku kepala Cabdis wilayahan III, H. Sujani, S Pd I kepala Desa Sokopuluhan, dan Agus Riyanto, M.M Kepala SMK Miftahul Huda Pucakwangi pada tanggal 16 Febuari 2020.
Program tersebut merupakan inovasi pembelajaran, di mana seluruh siswa kelas XI melakukan praktik kewirausahaan dengan menjual berbagai produk hasil kreasi siswa atau menjualkan produk usaha luar pada saat Sunmor berlangsung. Program Sunmor harapannya akan rutin diadakan setiap hari Minggu pukul 06.30-10.30 WIB selama semester II tahun pelajaran 2019/2020 ini.
Kepala SMK Miftahul Huda Agus Riyanto, M M berharap acara sederhana ini menjadi media praktik pembelajaran yang sangat bermanfaat bagi pengembangan karakter siswa, baik attitude, komunikasi, keterampilan dan berbagai keahlian yang dibutuhkan oleh siswa untuk dapat berwirausaha ataupun bekerja di dunia kerja.
“Berlatar belakang siswa yang mayoritas kurang mampu, Sunmor Pasar Kreatif SMK Miftahul Huda Pucakwangi mendorong siswa untuk berusaha dan belajar mencari tambahan uang saku. Hal tersebut dikarenakan seluruh keuntungan yang didapatkan oleh siswa, seluruhnya menjadi hak tabungan mereka sendiri”, bebernya.
“Diharapkan juga agar siswa SMK Miftahul Huda sudah terlatih mental kebekerjaan sejak dini, agar ketika nanti lulus siap bekerja dan wirausaha setelah keluar dari sekolah”, pungkasnya.
Berbagai kegiatan pementasan, perlombaan, dan kegiatan lainnya dilakukan untuk menarik pengujung dan antusiasme masyarakat untuk mengunjungi Sunmor. Melalui penggung kreatifitas pada kegiatan Sunmor tersebut, siswa kelas X juga dapat melatih mental dengan menampilkan berbagai bakat yang dimiliki di depan pengunjung.
Menurut Kepala Cabdis Wilayah III Bapak Sunoto, “Ini lah pembelajaran yang sesungguhnya, karena siswa berlatih berbagai keterampilan secara langsung dan nyata”. Sejalan dengan hal tersebut, Kepala SMK MH Pucakwangi berserta guru akan selalu berinovasi dalam menjalankan pembelajaran yang efektif untuk pembentukan karakter siswa. Tidak menutup kemungkinan pembelajaran mapel lainnya dapat dikemas di Sunmor, karena melalui sunmor siswa berinteraksi langsung dengan masyarakat, berpikir kritis, dan juga berkreasi.
H. Sujani, S. Pd. I selaku kepala Desa Sokopuluhan di akhir acara mengungkapkan bahwa acara yang dibuat oleh siswa SMK ini merupakan hal yang baru di wilayah Pucakwangi. “Oleh sebab itu, harapan dari kami selaku kepala desa yang ditempati sangat mendukung. Dan semoga di masa mendatang akan ada inovasi baru untuk memotivasi siswa dan embaga pendidikan lain, yang tujuannya untuk pembelajaran dan praktik siswa,” ungkapnya.
No comments yet.