Breaking News
Categories
  • Agama
  • Bantuan pemerintah
  • Bencana Alam
  • Berita DPRD Kabupaten Pati
  • BERITA PEMKAB PATI
  • Bisnis
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Haji dan umroh
  • Halal Bihalal
  • Hari Raya
  • Hukum
  • keagamaan
  • keamanan
  • Kecelakaan
  • kematian
  • Kemerdekaan
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • koperasi
  • kriminal
  • Kuliner
  • Lalu Lintas
  • Lintas Agama
  • Mudik
  • Musibah
  • Musim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ormas
  • otomotif
  • Pajak
  • Pameran
  • Pariwisata
  • Pelayanan
  • Pembangunan
  • Pemerintah
  • pemerintahan
  • Pendidikan
  • PERPISAHAN
  • Pertanahan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Sidang Paripurna
  • Sosial
  • TNI
  • Ulang Tahun
  • Uncategorized
  • Viral
  • Memasuki Hari Tenang, Bupati dan Forkompinda Monitoring Pilkades Serentak

    Des 19 2019129 Dilihat

    Pati – Kilaspersada.com, Mendekati Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 21 Desember 2019, Bupati bersama Wakil Bupati Pati, Forkopimda serta tim pengawas kabupaten melakukan monitoring, Selasa malam (17/12).

    Adapun di hari pertama monitoring tersebut terlaksana di 3 desa, yaitu Desa Regaloh, Desa Suwaduk dan Desa Mojoagung.

    “Malam ini kita lakukan monitoring sebab desa – desa ini berpotensi terjadinya kerawananan. Oleh karena itu, kita memantau sampai sejauh mana persiapan panitia, sampai sejauh mana pengamanannya dan sampai sejauh mana calon kepala desa (cakades) itu siap menang dan siap kalah”, ujar Haryanto.

    Bupati mengharapkan bahwa pelaksanaan pilkades serentak ini dapat betul – betul berjalan dengan fair play. Tidak hanya dari panitia, namun dari pihak pemerintah kabupaten pun berupaya semaksimal mungkin terjadinya potensi kerawanan.

    “Kalau cakades itu nantinya pasrah. Yang kesana kemari itu biasanya pendukungnya atau tim sukses. Mereka itu yang biasanya bikin persoalan di lapangan. Mulai timbulnya gesekan, saling ejek dan lain – lain”, sesalnya.

    Bupati menegaskan, apabila dalam pilkades nanti belum terpilih maka jangan sampai mencari – cari persoalan atau kambing hitam. Selain itu, bupati mengimbau agar cakades juga tidak usah berandai – andai bila tidak terpilih.

    ‌”Usai pilkades, bersama – sama kembali membangun desa. Dari cakades yang maju, masyarakat diharapkan dapat melihat dan menilai kemudian memilih siapa yang memang dianggap mumpuni”, imbau Bupati.

    Bupati mengatakan, total desa penyelenggara pilkades sebanyak 121 dan dilaksanakan tanggal 21, semoga berjalan aman, nyaman kondusif.

    “Yang menjadi persoalan juga ketika penghitungan suara. Cakades harus mengerti dan memahami bahwa dalam penghitungan suara, yang dihitung bukan berdasar daftar hadir, namun surat suara sah dan tidak sah”, jelasnya.

    Kepada cakades, panitia maupun unsur lainnya, bupati berpesan agar dapat berlaku adil. Jangan berpikir dan berencana untuk memenangkan salah satu calon. Siapapun calon yang nantinya terpilih, maka itulah yang memang dipilih oleh rakyat.

    “Jangan berusaha membuat suasana pilkades ini menjadi gaduh. Rugi sendiri, siapapun yang menimbulkan persoalan di desa, pasti akan rugi sendiri”, tegasnya.

    Sementara itu, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyebut bahwa segala permusuhan yang timbul ketika pemilihan kepala desa, jangan sampai dibawa – bawa terus hingga selesai pilkades. Menurut Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, semua calon kepala desa pasti berniat untuk membangun serta memberikan yang terbaik bagi desanya.

    “Bertanding untuk bersanding. Siapapun yang nantinya menang, itulah yang memang terpilih. Tidak usah mencari – cari kesalahan maupun mencari pembenaran diri sendiri agar menciptakan pemahaman bahwa dirinyalah yang paling hebat”.

    Sebab apabila hal tersebut terjadi, lanjut Safin, maka akan menimbulkan kerugian tidak hanya diri sendiri, desa juga masyarakat sekitar.

    “Mengikuti pilkades ini tidak usah baper. Yang kalah ya kalah dan yang menang yang terpilih, itu sudah selesai. Tidak usah kebawa perasaan”, cetusnya.

    Saiful Arifin mengajak kepada semua yang hadir dalam monitoring di tiap desa itu agar mempunyai prinsip bertanding untuk bersanding. Saling menghargai antara satu dengan yang lain, yang kalah maupun yang menang.

    (Hms/As)

    Share to

    Related News

    Polantas Pati Menyapa

    by Jan 07 2026

    Pati – Kilaspersada.com, Sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang telah taat melaksana...

    Duta Pelayanan Polantas Pati Berikan Apr...

    by Des 24 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Satlantas Polresta Pati melalui kegiatan Polantas Menyapa hadir di la...

    Polantas Pati Menyapa Wajib Pajak

    by Des 20 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Melalui program Polantas Menyapa, Duta Pelayanan Satlantas Polresta P...

    Polantas Pati Menyapa, Wujudkan Pelayana...

    by Des 13 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Petugas Duta Pelayanan Satlantas Polresta Pati terus memberikan penda...

    Sangat Disayangkan, Kantor Balai Desa Mo...

    by Nov 10 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Kantor Desa Mojoagung Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati Provinsi Ja...

    Pelayanan Publik di Jawa Tengah Usai Dem...

    by Sep 01 2025

    Pelayanan Publik di Jawa Tengah Usai Demontrasi, Dipastikan Tetap Normal SEMARANG – KILAS PERSADA...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    REKOMENDASI CATERING, AQIQOH DAN KAMBING GULING DI PATI

    back to top