Pati – Kilaspersada.com, Koperasi Multi Pihak Aset Digital Nusantara Garuda (KMP ADNG) terus memperluas pemahaman tentang ekonomi digital berbasis koperasi. Selasa (17/3).
KMP ADNG menggelar sosialisasi koperasi aset digital kepada masyarakat di Gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Desa Kedungwinong,Kecamatan Sukolilo.
Ketua KMP ADNG Kab.Pati Wurhadi,S.E, menjelaskan bahwa koperasi aset digital menjadi langkah nyata untuk mendorong kemandirian ekonomi anggota dan masyarakat di era digital. “Kami ingin masyarakat Indonesia, termasuk para Gen Z berperan aktif dalam kepemilikan dan pengelolaan aset digital yang transparan dan inklusif,” ujarnya.
Menurutnya koperasi aset digital bukan sekadar tren, tetapi bentuk evolusi dari sistem ekonomi gotong royong yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi. “Prinsipnya tetap sama, koperasi itu dari anggota, oleh anggota, dan untuk anggota. Bedanya, sekarang kita gunakan teknologi digital agar pengelolaan lebih efisien, aman, dan terbuka,” jelasnya.
Ia menegaskan, melalui sistem digital, anggota koperasi dapat mengakses informasi keuangan secara real time, termasuk pembagian hasil usaha dan nilai aset yang dimiliki. “Dengan sistem ini, tidak ada lagi jarak antara pengurus dan anggota. Semua bisa melihat dan mengontrol bersama. Transparansi adalah kunci,” katanya.
Wurhadi juga menyoroti peran penting masyarakat dalam transformasi ekonomi digital. Masyarakat memiliki ketelitian dan kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan usaha. Jika mereka memahami cara kerja aset digital, dampaknya akan sangat besar bagi ekonomi keluarga dan komunitas,”.
Lebih lanjut, ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan koperasi digital. “Bayangkan jika jutaan anggota koperasi di Indonesia terkoneksi dalam satu ekosistem digital maupun dari sektor konvensional seperti Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ( KDKMP ) atau pasar – Pasar Tradisional, Nilai ekonominya bisa menyaingi korporasi besar, tapi dengan semangat gotong royong khas bangsa kita,” ujarnya dengan optimistis.
Salah satu peserta,Widarto, mengaku terkesan dengan materi yang disampaikan. Menurutnya, sosialisasi ini membuka wawasan baru tentang peluang ekonomi digital yang bisa diakses oleh kalangan Masyakat menengan ke bawah khususnya pelaku UMKM.
Kegiatan ini turut dihadiri Perwakilan Forkopimcam Kecamatan Sukolilo,Perangkat Desa, BPD, Pengurus KDKMP ,Tokoh masyarakat Desa Kedungwinong serta pelaku usaha UMKM.
Kehadiran para tokoh tersebut menandai komitmen bersama untuk memperkuat ekosistem koperasi digital di berbagai daerah. Melalui kegiatan seperti ini, KMP ADNG berharap semakin banyak anggota masyarakat memahami pentingnya transformasi digital dalam pengelolaan aset koperasi.
Penulis : Lece
No comments yet.