Pati – Kilaspersada.com, Kabupaten Pati sudah tergolong aman dari kejahatan dan seringnya digalak kan operasi ketertiban oleh Polres Pati, namun Rabu malam, (18 Maret 2020) telah terjadi tindak kejahatan Pencurian yang terjadi di dalam Bus Indonesia Jurusan Semarang -Surabaya kejadian antar pertigaan Stasiun depan SMP 4 Pati sampai Pasar Yaik Pati.
Korban adalah Krisnani warga Desa Pagendisan kecamatan Winong kabupaten Pati, seorang Guru SMP di kecamatan Winong yang langsung melaporkan kejadian ke Polsek Pati Kota dengan nomor pengaduan : Rekom/13/III/2020/Reskrim tanggal 19 maret 2020.
Akibat pencurian dengan cara Mencopet korban mengalami kerugian sebesar 16 juta rupiah meliputi 1 unit Handphone merk Samsung S10 5G warna silver dengan nomor IMEI 355375103080427 no simcard 081326204121,uang tunai sebesar 700.000 ( Tujuh ratus ribu rupiah),1 buah flasdis kingsstone yang berisi Tesis Kuliah Pasca sarjana UNES Semarang yang siap cetak.
Asal diketahui korban atas nama krisnani merupakan seorang guru warga Pati yang sedang melanjutkan kuliah pasca sarjana S1 Di Universitas Negeri Semarang, Program Magister Manajemen. Dalam mengikuti belajar korban selalu menggunakan transportasi kendaraan umum Bus Pati Semarang.
Kronologi kejadian, awalnya korban berangkat dari terminal Terboyo Semarang dengan menumpang bus Indonesia dengan maksud akan pulang ke rumah di kabupaten Pati, dalam perjalanan korban mulai merasakan aneh dan kejanggalan saat berada stasiun lama Puri ( depan SMPN 4 Pati, korban hendak bergeser tempat duduk dikarenakan hendak turun.
Pada saat berdiri, korban menaruh tas punggung posisi di depan sempat diingatkan oleh seorang penumpang kalo laptopnya mau jatuh dan tas terbuka, selanjutnya korban cek ternyata dompet berisi barang berharga sudah raib, selanjutnya seluruh penumpang langsung histeris.
Beberapa penumpang memberi kesaksian bahwa ada laki laki yang dicurigai diduga mengambil dompet korban yang tadi turun di halte Puri seorang pria usia sekitar 44 th karena saat turun di halte puri terlihat panik dan sangat buru buru.
Korban akhirnya turun di depan pasar yaik dibantu Anggota Kodim 0718/Pati dan rekan mahasiswa lainya melacak ke Halte puri,Sempat posisi HP di GPS berada di daerah Parenggan Pati.
Bersama Anggota TNI Kodim 0718/Pati korban diantar melacak sampai akhirnya diantar ke Polsek Pati kota untuk melaporkan kejadian.
Kapolres Pati AKBP. Arie Prasetya Syafa’at melalui Kasat Reskrim AKP Darno dihub melalui WhatsApp “Kejadian itu yang menangani Polsek Pati kota dan akan menindaklanjuti, segala informasi akan dijadikan atensi pihak kepolisian untuk peyelidikan”, ungkapnya.
Sampai saat ini kejadian tersebut masih dalam penyelidikan Polsek Pati Kota, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku pencurian dengan modus pencopetan.
(Mkg/As)
No comments yet.