Breaking News
Categories
  • Agama
  • Bantuan pemerintah
  • Bencana Alam
  • Berita DPRD Kabupaten Pati
  • BERITA PEMKAB PATI
  • Bisnis
  • Budaya
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Featured
  • Haji dan umroh
  • Halal Bihalal
  • Hari Raya
  • Hukum
  • keagamaan
  • keamanan
  • Kecelakaan
  • kematian
  • Kemerdekaan
  • Kesehatan
  • Kesenian
  • koperasi
  • kriminal
  • Kuliner
  • Lalu Lintas
  • Lintas Agama
  • Mudik
  • Musibah
  • Musim
  • Nasional
  • Olahraga
  • Ormas
  • otomotif
  • Pajak
  • Pameran
  • Pariwisata
  • Pelayanan
  • Pembangunan
  • Pemerintah
  • pemerintahan
  • Pendidikan
  • PERPISAHAN
  • Pertanahan
  • Pertanian
  • Peternakan
  • Politik
  • Sidang Paripurna
  • Sosial
  • TNI
  • Ulang Tahun
  • Uncategorized
  • Viral
  • Bupati Resmikan Jembatan Noto Gung Wedi Desa Pagerharjo Kecamatan Wedarijaksa

    Jan 29 2020189 Dilihat

    Pati – Kilaspersada.com, Bupati Pati Haryanto menyebut, dari sekian banyak peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Pati sekitar satu bulan belakangan, kebanyakan disebabkan tersumbatnya aliran sungai oleh sampah.

    “Kunci pencegahan banjir ada pada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan. Namun demikian, tidak juga ada beberapa peristiwa banjir juga disebabkan adanya beberapa jembatan yang konstruksinya terlalu rendah, terlalu dekat dengan permukaan sungai, sehingga menghambat aliran air ketika terjadi hujan deras,” jelas Bupati

    Bupati menyebut, Jalan Raya Pati-Juwana sudah lima kali dibanjiri air dari luapan Sungai Simo. Hal ini disebabkan tersumbatnya aliran sungai di bawah jembatan depan PT Lotus Prima Energi oleh tumpukan sampah.

    “Jembatan itu memang tidak ada izinnya (tidak ber-IMB). Terlalu rendah, sehingga ketika ada hujan lebat di Pegunungan Muria, sampah mudah menyumbat dan air dari Sungai Simo meluap sampai ke jalan. Namun, atas koordinasi Wabup, pemilik perusahaan membolehkan jembatan itu untuk dijebol,” jelas Haryanto dalam acara Peresmian Jembatan Noto Gung Wedi di Desa Pagerharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Rabu (29/1/2020).

    Haryanto mengapresiasi pembangunan Jembatan Noto Gung Wedi yang menurutnya konstruksinya tidak menghambat arus Sungai Gung Wedi di bawahnya.

    “Memang sebaiknya kalau membuat jembatan jangan hanya lurus. Mesti ditinggikan supaya sampah tidak nyangkut. Seperti jembatan ini kan tinggi. Kalau infrastruktur dibangun, dibiayai pemerintah, nilainya cukup besar, tiba-tiba rusak karena bencana, kan, eman-eman. Makanya harus diantisipasi,” tegas Bupati.

    Haryanto kembali mengingatkan warga setempat, yang hidup di bantaran sungai, agar tidak membuang sampah di sungai. Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat jembatan yang telah dibangun.

    Menurut Kepala Desa Pagerharjo Iwan Harnoto, Jembatan Noto Gung Wedi memiliki panjang 8,35 meter dan lebar 3,05 meter.

    “Dengan ketinggian lima meter, jembatan ini tidak mengganggu aliran sungai,”ucapnya.

    Ia menyebut, pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Pagerharjo dengan Desa Jontro dan Ngurenrejo ini menghabiskan anggaran Rp 200 juta yang bersumber dari APBD Perubahan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2019.

    “Kami harap, adanya jembatan ini dapat memberi manfaat langsung pada masyarakat, antara lain dalam peningkatan konektivitas dan penghematan waktu perjalanan,” imbuhnya.

    (Hms/As)

    Share to

    Related News

    Pembangunan Infrastruktur jalan di Kecam...

    by Jan 14 2026

    Pati — Kilaspersada.com, Bupati Pati, Sudewo, meresmikan sejumlah pembangunan infrastruktur strate...

    Warga Doropayung Tolak Penggusuran Untuk...

    by Des 16 2025

    Pati, Kilaspersada.com — Puluhan warga Di desa Doropayung RW 03,RT 08, Desa Doropayung, Kecamatan ...

    Jembatan Pelemgede Diresmikan

    by Nov 18 2025

    Pati — Kilaspersada.com, Bupati Pati, Sudewo, menghadiri peresmian Jembatan Jalan Sukopuluhan–Me...

    Tangani Penyebab Banjir, Bupati Fokus ke...

    by Nov 04 2025

    Pati – Kilaspersada.com, Bupati Pati, Sudewo, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi s...

    Ruas Jalan Kayen – Beketel Cor Bet...

    by Okt 08 2025

    Ruas Jalan Kayen – Beketel Cor Beton Dengan Anggaran 4,798 Milyar, Aktifitas Masyarakat Lancar...

    Pengerjaan Revitalisasi GOR Pesantenan P...

    by Okt 08 2025

    Pengerjaan Revitalisasi GOR Pesantenan Pati Capai 36,50 Persen,Nilai Kontrak Sebesar Rp 4,96 miliar ...

    No comments yet.

    Please write your comment.

    Your email will not be published. Fields marked with an asterisk (*) must be filled.

    *

    *

    REKOMENDASI CATERING, AQIQOH DAN KAMBING GULING DI PATI

    back to top